Makna Dua Kalimat Syahadat

Alhamdulillahirrabil’alamin, atas berkah dan rahmat Allah SWT, pada hari Minggu tanggal 22 Desember 2013, Wapena Cabang Innsbruck kembali mengadakan pengajian rutin dua mingguan. Kali ini pengajian diadakan di kediaman Mbak Susan, yaitu di Kundl, yang terletak sekitar 55 km dari Innsbruck dan dapat ditempuh dalam 40 menit dengan mobil atau kereta api dari Innsbruck. Meskipun pengajian kali ini terletak di luar kota Innsbruck, antusiasme anggota Wapena Innsbruck tidak berkurang sedikitpun untuk tetap menghadiri majelis ilmu ini.

Pada kesempatan yang baik tersebut, perwakilan Wapena dari Wina, Bapak Muhammad Zuhri Catur Candra hadir langsung ke Kundl untuk memberikan ceramah kepada anggota Wapena Innsbruck yang hadir pada saat itu.

 

Inti dari ceramah kali ini adalah mengingat dan mendalami kembali makna dari dua kalimat syahadat. Dua kalimat syahadat merupakan dua kalimat yang merupakan syarat bagi seseorang untuk menjadi muslim. Kalimat “Asyhadu an-Laa Ilaaha Illallah wa Asyhadu an-Na Muhammadarrasuulullah” yang berarti “aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah” adalah satu dari 5 pilar rukun Islam, selain sholat, puasa Ramadhan, zakat dan haji. Belajar dari kisah masuk Islamnya beberapa tokoh, bahwa kemusliman seseorang hingga ia bisa mengucapkan dua kalimat syahadat adalah sepenuhnya hidayah dari Allah SWT semata, bahkan bukan dari Nabi Muhammad SAW.

 

Sebagai contoh, khalifah Umar bin Khatab RA luluh hatinya dan mendapatkan hidayah untuk masuk Islam setelah membaca ayat-ayat suci Al Quran yang sangat indah. Selain itu sebagai contoh lain, penyanyi Inggris, Cat Stevens, juga mendapat hidayah untuk masuk Islam sebagai pegangan hidupnya, setelah melalui pencarian yang panjang.

 

Pada dua kalimat syahadat tersebut terdapat kalimat “Laa Ilaaha Illallah” yang merupakan kalimat tauhid. Kalimat tauhid berarti “tidak ada Tuhan selain Allah” yang bermakna keesaan Allah SWT. Penjelasan mengenai kalimat tauhid tersebut diturunkan Allah SWT melalui firmanNya lewat perantara Nabi Muhammad SAW di Mekkah selama periode 13 tahun. Di antara beberapa surah-surah yang menjelaskan keesaan Allah SWT, kali ini dibahas tiga nama Allah SWT:

 

1. Al Khaliq

Al Khaliq berarti tiada pencipta selain Allah SWT. Allah menciptakan segala di dunia dan di akherat dengan sempurna. Melalui Al Quran, manusia selalu diingatkan untuk berpikir kepada hal-hal yang terjadi di sekitar kita. Seperti di Surah Al Waqiah ayat 68-70, mengenai air hujan yang Allah turunkan dari langit hingga air yang bisa kita minum. Subhanallah, bahwa Allah tidak menjadikan air tersebut asin seperti air di laut.

 

2. Ar Razaaq

Ar Razaaq berarti tidak ada pemberi rezeki selain Allah SWT. Pada Surah Al Isra ayat 31, Allah berfirman agar kita jangan takut anak-anak kita tidak mendapatkan rezeki, karena rezeki dari anak-anak kita adalah sudah dijamin oleh Allah SWT.

 

3. Al Hakim

Al Hakim berarti tidak ada pembuat hukum selain Allah SWT. Allah telah membuat ketetapan-ketetapan untuk kita sebagai manusia. Sebagai contoh, perintah Allah mengenai minuman keras tidak turun dalam satu waktu tetapi berangsur-angsur. Firman pertama pada Surah Al Baqarah ayat 219 yaitu bahwa keburukan minuman keras lebih besar daripada manfaatnya. Kemudian turun surah An Nisa ayat 60 yang berisi bahwa janganlah manusia mendekati sholat dalam keadaan mabuk. Terakhir turun pada surah Al Maidah ayat 90, bahwa minuman keras dan judi merupakan perbuatan pengaruh syaitan.

 

Demikianlah makna dua kalimat syahadat yang semestinya selalu kita ingat, sehingga kita senantiasa bersyukur dan kembali menjadikan tujuan hidup kita untuk beribadah kepada Allah SWT.

 

Setelah ceramah selesai, acara kemudian dilanjutkan dengan tadarus Al Quran serta belajar tajwid bersama-sama. Setelah itu, pertemuan yang hangat tersebut juga diisi dengan sholat Dzuhur hingga Magrib berjamaah dan juga menyantap hidangan sedap masakan Mbak Susan dan ibu-ibu anggota Wapena cabang Innsbruck lainnya. Semoga pertemuan kali ini dan pengajian selanjutnya bisa selalu lancar terlaksana serta penuh berkah dari Allah SWT. Amiin.

 

 

Kontributor: Sarrah

 

 

 

 

 

 

One Comment

    Baguspedia

    sangat bermanfaat artikelnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.