Tentang Maher Taweel dan Buah Amal Baik

Maher Taweel & Jumbo Donair Kebab

Oleh: Arya Gunawan Usis

Sebetulnya tiada yang terlampau istimewa dalam keseharian Maher Taweel. Setiap hari, lelaki di usia jelang paruh-baya asal Palestina ini, menjalani rutinitas yang nyaris sama: bersama istrinya, dia melayani para pembeli di kedai kebab miliknya yang terletak di salah satu ruas jalan kota Edmonton, Kanada. Kedai sederhana ini, Jumbo Donair, dikelolanya sejak dua tahun terakhir. Bisnis Maher berjalan cukup lancar, namun keuntungan yang diraihnya tidaklah terlalu luar biasa; sekadar cukup untuk menopang kebutuhan keluarganya. Dalam beberapa waktu belakangan ini, Maher bahkan tengah memikirkan untuk menjual kedainya, guna membiayai pengobatan gangguan persendian pada bagian kaki yang dideritanya.

Rutinitas yang tampak bersahaja ini menjadi berubah, setelah peristiwayang terjadi di tanggal 28 Maret 2016 lalu. Di hari itu, seorang pemuda yang berpenampilan kumal masuk ke kedainya, dan menyorongkan setumpuk uang receh ke hadapan Maher, dalam jumlah yang tak cukup untuk hargaseporsi kebab. Dengan sorot mata penuh pengertian, raut wajah yang dihiasi seulas senyum dan tanpa keberatan sama sekali, Maher menyiapkan kebabnya dan menyodorkannya dengan gratis kepada si pemuda.

Continue reading Tentang Maher Taweel dan Buah Amal Baik

Muslim Eropa membutuhkan figur dakwah

Muslim Eropa, termasuk muslim Austria, belakangan ini tengah mengalami ujian berat. Riak-riak hubungan muslim yang mayoritas imigran dari pebagai macam latar belakang bangsa dengan warga asli Eropa seakan-akan menjelma menjadi gelombang yang menghanyutkan apa yang telah terbangun. Dipicu dengan fenomena eksodus pemuda-pemudi muslim Eropa yang berangkat ke Syria untuk bergabung dengan Islamic State (IS), eksodus ini membangunkan kekhawatiran masyarakat Eropa akan wabah radikalisme agama (Islam) terutama pada kalangan generasi muda Islam yang jelas berpotensi merusak tatanan kultur-sosial hingga soal isu keamanan Eropa. Hal ini semakin diperburuk dengan peristiwa teror bom bunuh diri yang ditengarai dilakukan oleh anggota IS di tanah Eropa mulai dari London, Madrid, Paris, Ankara, Istanbul hingga yang terkini Brussel yang seakan-akan membenarkan kekhawatiran di atas. Continue reading Muslim Eropa membutuhkan figur dakwah

Rapat Musyawarah Wapena 2016

Pada tanggal 5 Maret 2016, bertempat di KBRI Wina dilaksanakan Pengajian Spesial yang dibarengkan dengan Musyawarah Tahunan Warga Pengajian Austria (Wapena). Acara dibuka dengan sambutan dari Duta Besar RI untuk Austria dan Slovenia, Bapak Rahmat Budiman.

Kajian kali itu dibawakan oleh Ustadz H. Sugeng Haryanto dengan mengangkat tema “Perilaku Ibadah dalam Kajian Islam dan Psikologi”.

Acara kemudian disambung dengan agenda Musyawarah Anggota dan dibuka dengan mendengar laporan pertanggungjawaban Kepengurusan masa khidmah 2014-2016 oleh Ketua Wapena Dewanto Saptoadi sekaligus menandai berakhirnya kepengurusan 2014-2016. Laporan keuangan Disampaikan pula oleh Ust. Dewanto yang melaporkan kondisi kas Wapena saat ini.

Musyawarah kali ini pula menetapkan struktur kepengurusan baru yang akhirnya diketuai oleh Ustadz Andi Ahmad Junirsah (Acha). Beberapa pertimbangan dikemukakan oleh pimpinan musyawarah antara lain; urgensinya perubahan status Wapena yang saat ini harus menyesuaikan diri dengan Islamgesetz yang telah diberlakukan di daratan Austria.

Peraturan ini memaksa setiap verein di Austria harus terafiliasi di bawah IGGIÖ. Untuk itu, Wapena yang sebelumnya termasuk verein harus melakukan amandemen terhadap AD-ART-nya menjadi Moschee Gemeinde. Situasi transisional ini memerlukan penanganan yang intens sehingga dengan pertimbangan itulah Ustadz Acha dipercaya kembali oleh segenap anggota memegang tampuk ketua meski sebelumnya telah menjadi ketua pada masa khidmah 2011-2014.

Kepengurusan Wapena 2016-2018 kali ini terdiri dari formatur yang harapannya ke depan membawa Wapena lebih dinamis dan sinergis.

Pengajian Wapena Innsbruck, 11 Januari 2015: Tujuh Tanda Kebahagiaan di Dunia

 

 

 

Alhamdulillahirabbil‘alamin, untuk mengawali tahun 2015 yang baik ini, tepatnya pada tanggal 11 Januari 2015, Wapena Cabang Innsbruck kembali menyelenggarakan pengajian bulanan yang kali ini bertempat di kediaman Simon dan Deniya Rangger di Soelden, Tirol. Pada pengajian kali ini, kebahagiaan anggota Wapena Innsbruck pun bertambah dengan kehadiran putra kedua keluarga Rangger, yaitu Thareq Habibie Rangger, yang lahir pada tanggal 11 Desember 2014.

Wapena cabang Innsbruck juga sangat berterima kasih kepada bapak Idris Eko Putro dari Muenchen yang telah bersedia hadir mengisi kajian dengan tema “7 hal yang membuat kita bahagia di dunia”.

Continue reading Pengajian Wapena Innsbruck, 11 Januari 2015: Tujuh Tanda Kebahagiaan di Dunia

Program Ramadhan WAPENA 1435H – 2014

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah SWT. Atas izin-Nya, kita bertemu kembali dengan bulan Ramadhan yang mulia. Bulan penuh rahmat, ampunan dan keberkahan di dalamnya.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya WAPENA mengadakan berbagai macam kegiatan selama bulan Ramadhan. Berikut ini adalah jadwal kegiatan Ramadhan WAPENA tahun 1435H / 2014.

Makna Dua Kalimat Syahadat

Alhamdulillahirrabil’alamin, atas berkah dan rahmat Allah SWT, pada hari Minggu tanggal 22 Desember 2013, Wapena Cabang Innsbruck kembali mengadakan pengajian rutin dua mingguan. Kali ini pengajian diadakan di kediaman Mbak Susan, yaitu di Kundl, yang terletak sekitar 55 km dari Innsbruck dan dapat ditempuh dalam 40 menit dengan mobil atau kereta api dari Innsbruck. Meskipun pengajian kali ini terletak di luar kota Innsbruck, antusiasme anggota Wapena Innsbruck tidak berkurang sedikitpun untuk tetap menghadiri majelis ilmu ini.

Continue reading Makna Dua Kalimat Syahadat