Pengajian Mingguan Wapena, kecuali saat libur atau bulan Ramadhan, diadakan setiap hari Minggu sekitar pukul 11 sampai 14.30 bertempat di ruang serbaguna KBRI Wina. Tanpa harus mendaftar atau menjadi anggota Wapena, siapapun dapat langsung menghadiri pengajian rutin ini.

WAPENA 2008Di musim panas maupun dingin, pengajian ini senantiasa diramaikan oleh warga muslim Indonesia yang bermukim di Wina bahkan kadang yang bermukim di kota lain sengaja mampir untuk ikut serta. Ada yang telah berkeluarga, pelajar, pekerja profesional di berbagai insitusi dan perusahaan, juga para au pair. Bagi mereka yang telah berkeluarga dan memiliki anak, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai aktivitas rohani seluruh anggota keluarga. Ayah dan ibu hadir di pengajian sementara anak-anak mereka mulai usia 3 tahun hingga remaja usia 19 tahun, bahkan juga au pair-nya, masuk ke kelas-kelas TPA Wapena sesuai usianya.

WAPENA 2011Suasana yang hangat dan santai, mengiringi kajian Islami yang dinamis seperti kajian fiqih ibadah, fiqih wanita, kajian akidah, ahlak, sejarah Islam, pembinaan keluarga sampai kajian isu-isu Islam kontemporer. Diawali dengan tilawah/baca Qur’an yang umumnya disertai metode tahsin (cara membaca yang baik), sholat dhuhur berjamaah lalu kajian utama dan diskusi umum. Karena keterbasan sumber daya, pembicara utama tak selalu dari kalangan ulama/ustadz. Warga Wapena sendiri secara bergiliran disiapkan untuk tak hanya siap  menyerap ilmu namun juga mengamalkan dan mengalirkan ilmu kepada saudara seimannya di pengajian ini.

Pengajian yang penuh nuansa kekeluargaan khas Indonesia ini dilengkapi sajian makan siang gratis berbagai menu khas Indonesia yang dengan sigap disiapkan oleh para pengurus dan warga Wapena dalam setiap pertemuannya. Setelah makan masih ada waktu untuk bercengkrama layaknya keluarga besar. Karenanya kerinduan kepada keluarga di tanah air dapat sedikit terobati. Tak heran jika banyak yang menganggap kegiatan ini adalah rumah ke dua mereka, karena keakraban suasana dan sajiannya.